Pendahuluan

[row_box style="box box_white"]
[col_1]

UNTUKMU INDONESIA, AYO BANGKIT

PANCASILA, UUD 45, BHINNEKA TUNGGAL IKA, NKRI
DISINI KITA LAHIR DAN DISINI KITA DIBESARKAN
ANAK IBU PERTIWI DI SELURUH BUMI NUSANTARA
MARI BERSATU MEMBANGUN NEGERI
WALAU KITA BEDA AGAMA, SUKU, ADAT DAN BAHASA
BUKAN ALASAN UNTUK SALING SALAH DAN SALING MENYALAHKAN, MARI
KITA JAGA PILAR KEBANGSAAN
BANGUNLAH JIWA JIWA PEMIMPIN BANGSA

By PowerSlaves

[/col_1]
[/row_box]

[dropcap1]S[/dropcap1]epenggal Lagu yang diciptakan Powerslaves diatas merupakan sebuah harapan yang menjadi cita-cita kami sebagai anak bangsa, sudah terlalu banyak perjuangan yang dilakukan founding father bangsa ini terhadap negeri tercinta, akan tetapi seiring dengan berkembangnya jaman, nilai-nilai yang menjadi dasar sikap dan menjadi karakter bangsa ini perlahan mulai memudar.

Berbagai fakta dan fenomena yang berkembang menunjukkan bergesernya nilai etika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang ditandai terutama oleh kemerosotan akhlak dan degradasi wawasan kebangsaan, seperti tercermin dalam perilaku yang lebih mengedepankan nilai-nilai individualisme, pragmatisme, dan liberalisme sehingga menggerus nilai-nilai gotong royong, musyawarah mufakat, toleransi, persatuan dan kesatuan.

Perwujudan Empat Pilar Kebangsaan Indonesia yang menjadi dasar kekuatan bangsa Indonesia saat ini dirasakan harus segera diimplementasikan kedalam perwujudan dan yang lebih kongret dan nyata. Untuk itu kami sebagai bagian dari bangsa Indonesia merasa perlu untuk membantu pemerintah dalam upaya mensosialisasikan perwujudan Empat Pilar Kebangsaan Indonesia tersebut dalam format yang lebih dirasakan besar manfaatnya bagi bangsa ini dengan sebuah penyelenggaraan event besar meliputi seluruh elemen masyarakat dan melingkupi semua aspek kehidupan sosial, berbangsa dan bernegara.

Kami menyadari bahwa perwujudan ini masih jauh dari sempurna, tapi kami yakin bangsa Indonesia ini akan menjadi bangsa besar yang bisa merajai dunia, apabila kembali lagi ke Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, UUD 45 dan NKRI.

Pendahuluan

Pendahuluan

Pendahuluan